.

Sunday, October 4, 2015

APA YANG SAYA BELAJAR TENTANG VAKSINASI DAN IMUNISASI HARI INI

Update kali terakhir pada 31 Oktober 2015

Assalamualaikum dan salam hormat.
Saya ingin kongsikan berkenaan vaksinasi dan imunisasi. Pertama sekali saya ingin maklumkan saya bukan seorang doktor atau seorang ahli perubatan atau ada certificate yang seumpama tentangnya. Oleh itu para pembaca diingatkan supaya bahan bacaan ini hanyalah pandangan peribadi dan bukan satu fakta yang disahkan. Mungkin tulisan ini ada kesilapannya, maka pertama sekali saya ingin memohon maaf atas sebarang kesilapan sepanjang penulisan saya ini. Saya cuba untuk menulis artikel ini dalam konteks bukan agama dan tidak mewakili mana-mana pandangan agama. Artikel ini hanyalah pencarian peribadi yang belum pada pengamalan sendiri. Artikel ini hanyalah sebuah pencarian kebenaran atau mungkin hanyalah omongan kosong. Artikel ini hanyalah untuk mencari apa, mengapa, bagaimana, untuk apa, ada alternatif lainkah, bahayakah berkenaan program vaksinasi dan imunisasi (jawapan saya: tidak bahaya untuk kebanyakan atau keseluruhan manusia jika penggunaannya betul dan tepat)? Artikel ini akan menggunakan istilah-istilah bahasa inggeris untuk mengekalkan atau memudahkan para pembaca dan saya untuk mencari maklumat lanjut berkenaan satu-satu bahan. Saya cuba untuk meringkaskan artikel ini supaya tidak terlalu panjang. Disertakan juga sumber rujukan bagi setiap perkara yang dinyatakan. Saya cuba mengelakkan pengaruh tulisan atau pandangan golongan anti-vaksin supaya artikel ini dapat disempurnakan untuk dinilai dengan fakta kimia yang jelas dan bukan dari sangkaan atau emosi semata.

- Saya percaya kita semua perlu saling percaya mempercayai antara perubatan moden/ konvensional dan tradisional dan saling mengakui akan kebaikan masing-masing.

- Pendapat peribadi saya ialah perlunya manusia usahakan ubatan yg lebih menjurus kepada natural, semula jadi, mineral, bukan sintetik, bukan racun untuk cuba merawat diri dan jika tidak berkesan barulah mendapatkan khidmat perubatan moden (dengan jangka masa yang tidak lewat dan terkawal).

-Bahan-bahan dalam Vaksin

Bahan kimia yg biasa digunakan dalam penghasilan vaksin termasuklah suspending fluid (sterile water, saline, atau fluids containing protein); preservatives dan stabilizers (contohnya albumin, phenols, and glycine); dan adjuvants atau enhancers yang membantu memperbaiki keberkesanan vaksin. Vaksin juga mengandungi (dalam jumlah yang sedikit) culture material yang digunakan untuk grow the virus atau bakteria yang digunakan dalam vaksin, contohnya chicken egg protein. Bahan kimia yang dimasukkan di dalam vaksin untuk inactivate virus atau bacteria dan menstabilkan vaksin, mengawet vaksin dan prevent it from losing its potency over time. The amount of chemical additives found in vaccines is very small.

- Bahan-bahan yang biasanya ada di dalam vaksin termasuklah:

Aluminum gels or salts of aluminum which are added as adjuvants to help the vaccine stimulate a better response. Adjuvants help promote an earlier, more potent response, and more persistent immune response to the vaccine.
Antibiotics which are added to some vaccines to prevent the growth of germs (bacteria) during production and storage of the vaccine. No vaccine produced in the United States contains penicillin.
Egg protein is found in influenza and yellow fever vaccines, which are prepared using chicken eggs. Ordinarily, persons who are able to eat eggs or egg products safely can receive these vaccines.
Formaldehyde is used to inactivate bacterial products for toxoid vaccines, (these are vaccines that use an inactive bacterial toxin to produce immunity.) It is also used to kill unwanted viruses and bacteria that might contaminate the vaccine during production. Most formaldehyde is removed from the vaccine before it is packaged.
Monosodium glutamate (MSG) and 2-phenoxy-ethanol which are used as stabilizers in a few vaccines to help the vaccine remain unchanged when the vaccine is exposed to heat, light, acidity, or humidity.
Thimerosal is a mercury-containing preservative that is added to vials of vaccine that contain more than one dose to prevent contamination and growth of potentially harmful bacteria.
For children with a prior history of allergic reactions to any of these substances in vaccines, parents should consult their child’s healthcare provider before vaccination.

http://www.cdc.gov/vaccines/vac-gen/additives.htm

-Berkenaan BPA dan phenol

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://www.bcerc.org/COTCpubs/BCERC.FactSheet_Phenols.pdf&ved=0CEMQFjAHahUKEwjHw5qg76nIAhXOTo4KHd75Cl8&usg=AFQjCNHr0qXs8OjyRvPnBI1seBTxVMcL1A&sig2=mJ7_4pZd3TvrNpK1xKXaMQ








....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...